Update Terbaru WordPress Versi 5.0

Update Terbaru WordPress Versi 5.0

WordPress Versi 5.0

Setelah diluncurkan pada tanggal 6 Desember 2018. WordPress mengalami perubahan yang masif terutama terhadap editor nya yaitu menggunakan Gutenberg.

Namun karena perubahan yang masif tersebut (sepetinya juga pada codingan php-nya), banyak plugin yang masih belum disesuaikan dengan wordpress versi ini sehingga berakibat plugin yang sudah ada akan tidak bisa berfungsi atau bahkan crash.
Meskipun update ini disarankan, namun kami himbau untuk menunggu 1-2 bulan (sampai bulan Maret) untuk mengupdate wordpress rekan-rekan sekalian. Hal ini untuk menunggu plugin-plugin yang sedang kita gunakan agar melakukan adaptasi terhadap wp versi ini

Bagi rekan-rekan yang akan melakukan update, sangat disarankan untuk melakukan backup dengan plugin UpdraftPlus seperti yang pernah kami sosialisasikan sebelumnya dan mempelajari tentang perubahan pada wp versi ini.

Jika rekan-rekan selaian memiliki info lain yang bisa dishare pada kolom komentar atau share dengan admin kami, kami sangat berterimakasih sekali atas partisipasinya.
Untuk pertanyaan yang biasa ditanyakan mengenai isu ini, berikut pertanyaan dan jawabannya

Apakah saya harus update ke WordPress 5.0?

Kita memang menyarankan untuk update ke WordPress 5.0. Karena update ini merupakan update yang mayor, dan tidak hanya berisi Gutenberg saja, ada banyak pembaharuan lainnya juga terutama pada penutupan celah pada wordpress sebelumnya. namun yang perlu diperhatikan adalah, jangan lupa melakukan backup sebelum meng-update wordpress rekan-rekan sekalian

Bagaimana jika saya belum siap untuk menggunakan Gutenberg?

Sebelum update ke WordPress 5.0, Anda bisa memasang plugin Classic Editor. Lalu lakukan update ke WordPress 5.0.  Maka Gutenberg editor tidak akan aktif. Classic Editor masih akan terus diperlihara sampai tahun 2022.

Bagaimana jika setelah update website saya rusak?

Pertama, yang perlu Anda lakukan adalah mengosongkan cache, jika Anda menggunakan plugin cache seperti LiteSpeed Cache, W3 Total Cache, WP Super Cache, atau plugin sejenis lainnya.

Kedua, jika Anda menggunakan Cloudfare, kosongkan juga cache-nya.

Ketiga, rollback ke backup yang sudah Anda lakukan sebelumnya jika semua cara diatas tidak bisa solve issue Anda.

 

Semoga membantu :)

Leave a Reply